Setiap manusia pasti memiliki penderitaan dan kebahagiaan yang
berbeda-beda. Penderitaan merupakan rasa yang dimiliki oleh seseorang yang
menyakitkan. Penderitaan juga dapat berupa penderitaan lahir atau batin dan
dapat juga penderitaan lahir batin.
Penderitaan lahir adalah penderitaan yang
bersifat fisik (jasmani),sedangkan penderitaan batin adalah penderitaan
bersifat dalam atau dari hati (rohani).
Berdasarkan
sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi
menjadi 3 bagian sebagai berikut :
Nasib buruk merupakan Penderitaan yang dikarenakan umat manusia
penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi
dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
1.Nasib buruk ini dapat diperbaiki
manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat
memperbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan
yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.
2.Penderitaan yang timbul karena siksaan yaitu Penderitaan
yang dengan sengaja dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi,balas
dendam dan sadisme.
3.Penderitaan yang timbul karena phobia. Phobia artinya rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi,
atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk menjauhi sesuatu yang
ditakuti itu. Bedanya dengan rasa takut biasa adalah hal yang ditakuti
sebenarnya tidak menyeramkan untuk sebagain besar orang. Phobia terjadi karena
adanya faktor biologis di dalam tubuh, seperti meningkatnya aliran darah dan
metabolisme di otak dan bisa juga karena ada sesuatu yang tidak normal di
struktur otak, tapi kebanyakan psikolog setuju, phobia lebih sering disebabkan
oleh kejadian traumatis.
Di bawah ini
adalah beberapa contoh penderitaan yang mungkin sering kita lihat di lingkungan
kita.
1.Kehilangan orang
tua : Hubungan kita dengan orang tua merupakan suatu hubungan yang
unik. Oleh sebab itu pasangan diharapkan bisa memahami makna kehilangan ini.
Misalnya dengan berusaha menggantikan posisinya demi mendukung pasangan. Antara
lain dengan cara selalu berada di dekatnya, menjadi pendengar yang baik, dan
selalu siap membantunya.
2.Kemiskinan : Dalam hal ini
mungkin semua orang menderita mengalami kemiskinan.namunmiskin disini
bukan miskin melarat melainkan hidup pas-pasan.bagi sebagaian orang
hidup seperti itu tidak enak namun bagi orang lain mungkin hidup seperti
itu lebih baik dari pada berlimpah harta namun anggota keluarga tidak
bahagia,semua di atur oleh uang,sibuk dengan tugas masing”,tidak
ada komunikasi.hal itu di buktikan dengan adanya kata-kata ” makan ga
makan yang penting kumpul”.
3.Bencana : Tidak ada yang dapat
menghindari sebuah bencana yang diberikan oleh Allah SWT. Bencana yang datang dapat
menghilangkan sebagian ataupun seluruh harta benda yang ada, bahkan dapat
mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma yang diakibatkan oleh bencana
juga sulit untuk dipulihkan. Hal ini membutuhkan banyak waktu untuk seseorang
kembali bangkit dan hidup normal dengan membangun kehidupannya seperti sedia
kala.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar