Jumat, 01 Januari 2016

Manusia dan Penderitaan

Setiap manusia pasti memiliki penderitaan dan kebahagiaan yang berbeda-beda. Penderitaan merupakan rasa yang dimiliki oleh seseorang yang menyakitkan. Penderitaan juga dapat berupa penderitaan lahir atau batin dan dapat juga penderitaan lahir batin.
Penderitaan lahir adalah penderitaan yang bersifat fisik (jasmani),sedangkan penderitaan batin adalah penderitaan bersifat dalam atau dari hati (rohani).

Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi menjadi 3 bagian sebagai berikut :
          Nasib buruk merupakan Penderitaan yang dikarenakan umat manusia penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
1.Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.
2.Penderitaan yang timbul karena siksaan yaitu Penderitaan yang dengan sengaja dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi,balas dendam dan sadisme.
3.Penderitaan yang timbul karena phobia. Phobia artinya rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk menjauhi sesuatu yang ditakuti itu. Bedanya dengan rasa takut biasa adalah hal yang ditakuti sebenarnya tidak menyeramkan untuk sebagain besar orang. Phobia terjadi karena adanya faktor biologis di dalam tubuh, seperti meningkatnya aliran darah dan metabolisme di otak dan bisa juga karena ada sesuatu yang tidak normal di struktur otak, tapi kebanyakan psikolog setuju, phobia lebih sering disebabkan oleh kejadian traumatis.

Di bawah ini adalah beberapa contoh penderitaan yang mungkin sering kita lihat di lingkungan kita.
1.Kehilangan orang tua : Hubungan kita dengan orang tua merupakan suatu hubungan yang unik. Oleh sebab itu pasangan diharapkan bisa memahami makna kehilangan ini. Misalnya dengan berusaha menggantikan posisinya demi mendukung pasangan. Antara lain dengan cara selalu berada di dekatnya, menjadi pendengar yang baik, dan selalu siap membantunya.


2.Kemiskinan :  Dalam hal ini mungkin semua orang menderita mengalami kemiskinan.namunmiskin disini bukan miskin melarat melainkan hidup pas-pasan.bagi sebagaian orang hidup seperti itu tidak enak namun bagi orang lain mungkin hidup seperti itu lebih baik dari pada berlimpah harta namun anggota keluarga tidak bahagia,semua di atur oleh uang,sibuk dengan tugas masing”,tidak ada komunikasi.hal itu di buktikan dengan adanya kata-kata ” makan ga makan yang penting kumpul”.
3.Bencana : Tidak ada yang dapat menghindari sebuah bencana yang diberikan oleh Allah SWT. Bencana yang datang dapat menghilangkan sebagian ataupun  seluruh harta benda yang ada, bahkan dapat mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma yang diakibatkan oleh bencana juga sulit untuk dipulihkan. Hal ini membutuhkan banyak waktu untuk seseorang kembali bangkit dan hidup normal dengan membangun kehidupannya seperti sedia kala.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar